Posts filed under 'Buletin Panti Asuhan Nurul Abyadh'
MENGELOLA BIAYA OPRASIONAL PANTI ASUHAN
Oleh: Drs. Imam Hidajadh. M,M
• Biaya Pendidikan Anak-anak Panti Tidak ada toleransi
Seandainya, Allah SWT tidak menolong kami, lewat hamba –hamba Allah yang datang ke panti dengan cara memberikan sebagian rezekinya, enta itu uang, barang bahan makanan, maka barangkali panti kami ini sudah lama bangkrut. Sejak berdiri, tahun 1998 (kurang lebih 11 tahun), Alhamdulillah, ditolong oleh Allah SWT. yayasan Dharmais, hanya memberi Rp.4,5juta setiap 3 bulan sekali. departemen Sosial, tergantung anggaran, dan tidak selalu dapat (bergantian) terahir kompensasi BBM tahun 2008 sebesar Rp 29 juta setahun untuk 70 anak yang kami asuh,dan semuanya sekolah, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, atau SMK/MAN. (lagi…)
Juni 2, 2009
MENJADI MANUSIA YANG BAIK
Oleh: Drs. Sri Hidayati
Suatu kenyataan yang tidak dapat dibantah, kita didunia ini tidak dapat hidup sendirian, tidak dapat hidup sebatang kara. Kita semua ini bukanlah malaikat, yang dapat hidup dengan tidak makan, minum, dan lain sebagainya.
Kita adalah manusia, kita adalah anak Adam yang tidak boleh tidak pasti mempunyai banyak keperluan hidup, baik bersifat rohani maupun yang bersifat jasmani, baik yang primer maupun yang sekunder.
Kita semua tahu hampir semua kebutuhan hidup kita ini sampai kepda kebutuhan hidup kita yang sekecil-kecilnya sekalipun tidak mungkin dapat kita cukupi hanya dengan usaha tangan kita sendiri tanpa bantuan orang lain. Kita makan misalnya, setiap suap nasi yang kita makan, kita memerlukan bantuan puluhan atau bahkan ratusan dan ribuan orang lain yang bekerja mewujudkan setiap suap nasi kita itu, sejak mulai biji padi dijatuhkan di tanah, sampai akhirnya berwujud nasi yang siap untuk dimakan. (lagi…)
1 comment Mei 17, 2009
SELAMATKAN LINTANG!
Oleh : Nasiruddin Hidayah, S.HI*
Nama Lintang kiranya tidak asing dalam keseharian kita, bagi yang pernah baca buku atau nonton film “Laskar Pelangi” tentunya akan mudah untuk mempersonifikasikan seorang lintang itu, dia seorang anak yang hidupnya sebatang kara, sejak kecil ditinggal untuk selamanya oleh Ibunda tercintanya, dengan ketiadaan ibunya dia harus turut mengasuh adik-adiknya yang masih belia, juga ikut serta mengurus kebutuhan keluarganya, bahkan dia harus membantu ayahnya untuk mencari nafkah keluarga. Ditengah-tengah serba keterbatasan itu dia tidak putus harapan. Dia anak yang gigih, ulet, pantang menyerah. Dengan kegigihannya dia mampu mengukir prestasi yang gemilang di bangku Sekolah Dasarnya itu, keberadannya telah membuat harum nama sekolah itu. (lagi…)
April 26, 2009
Sabar yang Benar dan “Sabar” yang Salah
Sabar yang Benar dan “Sabar” yang Salah
Di dalam al-Qur’an sering sekali Allah menyebut kalimat sabar ini dalam berbagai shighat dan ungkapan. Tidak kurang dari 29 kali Allah menyebut kata sabar ini dalam bentuk kalimat perintah, baik yang ditujukan kepada para Nabi terdahulu dan umatnya, maupun kepada Rasulullah SAW secara pribadi beserta seluruh umatnya. Banyak pula Allah menyebut keutamaannya dan keunggulan orang-orang yang sabar, serta menjanjikan berbagai balasan baik kepada mereka. Bahkan sering pula Allah menjadikan kesabaran sebagaii syarat diberikannya hidayah, pertolongan, rahmat, serta keselamatan.
Sering kali orang memaknai kata sabar ini dengan pengertian yang terbatas, sehingga melahirkan konotasi yang pasif dan statis, padahal makna yang sebenarnya tidaklah demikian. Sabar bukan berarti diam menunggu datangnya pertolongan, apalagi pasrah dan menyerah pada nasib, serta terkurung dalam keputusasaan. Sebaliknya, sabar justru mengisyaratkan adanya ketegaran dan ketangguhan dalam menghadapii hempasan gelombang dan badai kehidupan, sabar juga mengajarkan ketekunan dan keuletan sehingga memunculkan gagasan kreatif dan ide-ide cemerlang dalam mengatasi berbagai kesulitan dan problema hidup. (lagi…)
Maret 30, 2009
Mari Berqurban, Jangan Jadi Korban
Mari Berqurban, Jangan Jadi Korban
Oleh: Tim Dakwah Panti Asuhan Nurul Abyadh
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walilahilhamdu. Allah Maha Besar, Allah Maha Agung, Maha Dari pada keagungan yang diagung-agungkan manusia di muka bumi ini. Alhamdulillah, bahagia rasanya kita masih sempat menikmati karunia Allah, berupa hari Raya Idul Adha ini. (lagi…)
Februari 15, 2009