Posts filed under 'Edisi Tahun Kedua'
Sabar yang Benar dan “Sabar” yang Salah
Sabar yang Benar dan “Sabar” yang Salah
Di dalam al-Qur’an sering sekali Allah menyebut kalimat sabar ini dalam berbagai shighat dan ungkapan. Tidak kurang dari 29 kali Allah menyebut kata sabar ini dalam bentuk kalimat perintah, baik yang ditujukan kepada para Nabi terdahulu dan umatnya, maupun kepada Rasulullah SAW secara pribadi beserta seluruh umatnya. Banyak pula Allah menyebut keutamaannya dan keunggulan orang-orang yang sabar, serta menjanjikan berbagai balasan baik kepada mereka. Bahkan sering pula Allah menjadikan kesabaran sebagaii syarat diberikannya hidayah, pertolongan, rahmat, serta keselamatan.
Sering kali orang memaknai kata sabar ini dengan pengertian yang terbatas, sehingga melahirkan konotasi yang pasif dan statis, padahal makna yang sebenarnya tidaklah demikian. Sabar bukan berarti diam menunggu datangnya pertolongan, apalagi pasrah dan menyerah pada nasib, serta terkurung dalam keputusasaan. Sebaliknya, sabar justru mengisyaratkan adanya ketegaran dan ketangguhan dalam menghadapii hempasan gelombang dan badai kehidupan, sabar juga mengajarkan ketekunan dan keuletan sehingga memunculkan gagasan kreatif dan ide-ide cemerlang dalam mengatasi berbagai kesulitan dan problema hidup. (lagi…)
Maret 30, 2009
Edisi 2, judul 2 lagi
Februari 29, 2008